Kiai Riyadi: NU di Pasongsongan Bukan Milik Segelintir Orang

NU Online Pasongsongan

K Ahmad Riyadi tindak menginginkan NU di Pasongsongan berjalan di tempat. Karena itu, dirinya menegaskan, NU tidak boleh terpusat di satu titik tertentu. Baginya, NU harus menjadi milik semua orang, pesantren dan semua lembaga pendidikan.

“NU di Pasongsongan itu adalah milik semua orang, bukan milik segelintir orang. NU di Pasongsongan itu milik semua pesantren, bukan hanya milik satu pesantren tertentu. NU di Pasongsongan itu milik semua lembaga pendidikan, bukan hanya milik sekolah tertentu,” tegasnya saat mensosialisasikan hasil rekomendasi Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep di perkumpulan Lailatul Ijtima’ Nahdlatul Ulama (LINU) Ranting NU Padangdangan pada Sabtu (02/07/2022) malam.

Untuk itulah, rapat pleno dan lokakarya yang akan diselenggarakan pada Agustus mendatang oleh Ketua NU Pasongsongan itu direncanakan di Desa Soddara dan Pondok Pesantren Darun Najah, Padangdangan. 

Diterangkan pula bahwa rapat pleno dan lokakarya tersebut digelar untuk mematangkan konsep terbentuknya Pengurus Anak Ranting (PAR) dan LASIZNU di setiap ranting.

“Sebagaimana yang telah direkomendasikan Muskercab PCNU Sumenep pada bulan kemarin, dua agenda ini harus segara dirampungkan. Untuk pembentukan PAR, bisa berbasis dusun atau masjid,” pungkasnya.

 

Pewarta: Eqy

Editor: Syarif Hidayatullah Fajar 
Dokumen: MWCNU Pasongsongan 

Posting Komentar

0 Komentar