Abd Shamad Ali Ungkap, Panitia HSN Tahun ini Tidak Defisit, Berikut Rangkuman Kegiatan HSN 2021

Abd Shamad Ali mengungkapkan, panitia perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di Pasongsongan tidak defisit, sehingga tidak mengurangi kas yang ada.

“Meskipun perayaaan HSN tahun ini lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya, panitia tidak pernah mengeluh karena pembiayaan,” ungkapnya saat ditanya rencana pelaksanaan laporan pertanggung jawaban (LPJ) HSN tahun ini, Sabtu (30/10/21).

Selaku Bendahara Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pasongsongan, dirinya menegaskan bahwa MWC siap bertanggung jawab apabila panitia dalam pelaksanaannya mengalami defisit anggaran.

“Pengurus MWC tidak akan tutup mata dengan persoalan itu. Kita siap bertanggung jawab. Namun, selama ini, belum ada keluhan ataupun laporan dari panitia terkait hal tersebut,” tandasnya.

HSN yang dirayakan secara mandiri dengan melibatkan peran aktif warga inilah yang menurut Abdus sapaan akrabnya mampu meminimalisir pembengkakan pembiayaan perayaan HSN.

“Dari belasan kegiatan HSN di Pasongsongan, MWC hanya mengeluarkan uang kas 1 juta rupiah. Hal ini memang mustahil, namun inilah faktanya jika kita bisa mengajak warga untuk berperan aktif dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Terkait LPJ perayaan HSN, dirinya siap memfasilitasi panitia untuk mengagendakannya.

“Karena agenda kita masih banyak, maka sesegera mungkin, LPJ HSN harus disegerakan. Selain itu, sebagai bahan acuan pada pelaksanaan HSN tahun depan,” pungkasnya.

Berikut ini beberapa kegiatan perayaan HSN 2021 yang dilaksanakan Pengurus Harian dan Lembaga MWCNU Pasongsongan, serta Ranting NU se-Pasongsongan, di antaranya:


1.        Peluncuran HSN 2021 di Pasongsongan


Peluncuran HSN 2021 dilaksanakan oleh MWCNU Pasongsongan, Rabu (28/09/21). Peluncuran yang dipusatkan di Kantor MWC diisi dengan istighatsah.

2.        Pengobatan alternatif di Padangdangan


Pengobatan alternatif digelar oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Padangdangan, Ahad (10/10/21). Kegiatan dipusatkan di SMPI Nurul Jadid, Desa Padangdangan. Pengobatan yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 18,00 WIB diikuti oleh ratusan peserta. Dalam kegiatan tersebut, PR NU Padangdangan juga melibatkan Yayasan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Tim Bindara Saod Sumenep. Pengobatan meliputi ruqyah, bekam, gurah, refleksi, dan fashdu.
 

3.        Gelar maulid Nabi dan istighatsah HSN di Soddara II


Maulid Nabi dan istighatsah HSN digelar oleh PR NU Soddara I, Jumat (15/10/21). Acara yang melibatkan puluhan warga dan tokoh setempat dipusatkan di kediaman H Mansur, Dusun Geber, Desa Soddara. Turut hadir Pengurus Harian Tanfidziyah MWCNU Pasongsongan, Pengurus PR NU Soddara II, beberapa aktivis PMII dan anggota Satkoryon Banser Pasongsongan.
 

4.        Sarasehan budaya


Sarasehan budaya yang menghadirkan K Muhammad Faizi sebagai pembicara digelar oleh Lesbumi NU Pasongsongan pada Sabtu (16/10/21) malam. Acara yang mengusung tema ‘Sastra dan Santri di Era Digital’ dipusatkan di Dusun Masaran, Desa Panaongan. Acara juga dimeriahkan dengan pembacaan tembang macapat, musikalisasi puisi, permainan musik tongtong oleh Grup Angin Ribut.
 

5.        Gelar Maulid Nabi dan istighatsah HSN di Masjid Al Hidayah     


Maulid Nabi dan istighatsah HSN yang dipusatkan di Masjid Al Hidayah, Desa Pasongsongan, digelar oleh Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Pasongsongan, Senin (18/10/21).
 

6.        Maulid Nabi, HSN dan Temu Alumni


Kegiatan ini digelar oleh KH Muhammad Rifqi Nasruddin Khalil, Rais Syuriyah MWCNU Pasongsongan sekaligus pengasuh PP. Al Azhar, Prancak. Kegiatan yang dimeriahkan oleh Majelis Shalawat Azzahir dilaksanakan pada Selasa (19/10/21) malam. Turut hadir Ketua MWCNU Pasongsongan, K Ahmad Riyadi serta beberapa pengurus harian dan lembaga.
 

7.        Gelar Maulid Nabi dan istighatsah HSN di Kantor MWCNU Pasongsongan


Maulid Nabi dan istighatsah HSN digelar oleh Pengurus MWCNU Pasongsongan, Kamis (21/10/21) malam. Kegiatan berpusat di Kantor MWCNU Pasongsongan, Desa Panaongan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengurus PC NU Sumenep, Pengurus Harian dan Lembaga MWCNU Pasongsongan, PR NU se-Kecamatan Pasongsongan, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pasongsongan, Satkoryon Banser Pasongsongan, PAC Fatayat Pasongsongan, PAC Muslimat NU Pasongsongan, warga, dan tokoh setempat.
 

8.        Upacara HSN


Upacara HSN yang dipusatkan di halaman Pondok Pesantren (PP) Al Azhar, Prancak, digelar oleh MWCNU Pasongsongan, Jumat (22/10/21).  Upacara dipimpin oleh Kasatkoryon Banser Pasongsongan, Rifaqus Syauqi. Sedangkan ketua MWCNU Pasongsongan, K Ahmad Riyadi bertindak sebagai inspektur upacara. Selain melibatkan Pengurus Harian Syuriyah dan Tanfidziah MWCNU Pasongsongan, upacara juga diikuti oleh Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Pasongsongan dan PAC GP Ansor Pasongsongan.
 

9.        Gelar lomba baca puisi digital


Lesbumi NU Pasongsongan menggelar lomba baca puisi digital se-Kabupaten Sumenep. Lomba tersebut dimulai dari tanggal 5 Oktober 2021 dan ditutup pada tanggal 18 Oktober 2021. Lomba diikuti oleh 37 peserta.   
 

10.    Maulid Nabi dan istighatsah HSN di Lebbeng Timur


Kegiatan ini digelar oleh PR NU Lebbeng Timur, Jumat (22/10/21). Kegiatan berpusat di kediaman Wakil Katib PR NU Lebbeng Timur, Ustadz Tohari.
 

11.    Pawai HSN


Pawai yang diikuti oleh ribuan santri dari puluhan lembaga pendidikan dan pesantren se-Kecamatan Pasongsongan digelar oleh Pengurus MWCNU Pasongsongan, Sabtu (23/05/21). Selain Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Pasongsongan, kegiatan tersebut juga melibatkan PAC GP Ansor Pasongsongan.
 

12.    Gelar sunatan massal gratis


Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Pasongsongan menggelar sunatan massal gratis, Selasa (26/10/2021). Kegiatan dipusatkan di Kantor MWCNU Pasongsongan. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Puskesmas Pasongsongan.
 

13.    Gelar pentas seni tradisional


Pentas seni tradisional ini digelar oleh PR NU Padangdangan, Selasa (26/10/21). Di antaranya, pentas tari topeng, ngo’ serngo’, pencak silat, musik tongtong, dan berbagai kesenian tradisional lainnya. Acara berpusat di lapangan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Padangdangan.

 

Editor: Wan

Dokumen: MWCNU Pasongsongan

Posting Komentar

0 Komentar