5 Kali Khatamkan Al-Qur’an di 5 Masjid, Cara Pengurus NU Montorna 2 Menangkan Ramadhan 1445 H

Dalam agenda Ramadhan yang bertajuk “Menangkan Ramadhan 1445 H”, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Montorna 2 hingga Jumat (05/04/2024) mendatang dipastikan mampu khatamkan Al-Qur’an sebanyak 5 kali.

Meskipun khatamam Al-Qur’an yang dimulai sejak awal bulan Ramadhdan hingga hari ini masih mencapai 4 kali, namun K Ahmad Sunni menilai, hal itu telah melampaui target sebagaimana yang telah diinstruksikan PC NU Sumenep.

“Tentu saja, ini adalah kerja luar biasa dari Pengurus Ranting NU Montorna 2 yang perlu kita contoh,” katanya saat ditemui bintangsembilannews.com di Kantor MWCNU Pasongsongan, Sabtu (30/03/2024).

Bahkan uniknya, kegiatan tersebut dipusatkan di beberapa masjid di sana. Karena itulah, Ketua LTM NU Pasongsongan itu berharap agar pergerakan Ranting NU Montorna 2 bisa menginspirasi yang lainnya, utamanya dalam menjadikan masjid sebagai basis pergerakan aktivis NU. 

“Memakmurkan masjid merupakan bagian dari tugas kita. Sedangkan memakmurkan masjid tidak hanya membangun, melainkan juga menghidupkan dan menjaga dari faham di luar ahlussunnah wal Jama'ah an Nahdliyah,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Abd. Azis melalui akun WhatsAppnya mengakui khataman Al-Qur’an yang terlaksana di ranting tersebut tidak berangkat dari keterpaksaan sebagaimana yang diinstruksikan PC NU Sumenep. Sebab, kegiatan semacam itu juga pernah terlaksana pada Ramadhan 2023 lalu.

“Jauh sebelum instruksi PC NU Sumenep itu beredar, kami telah mencanangkan 5 kali khataman dalam bulan Ramadhan ini,” ungkap Ketua PR NU Montorna 2 itu.

Diterangkan pula, selain melibatkan Pengurus dan Anggota Perkumpulan Lailatul Ijtima’ Ranting, kegiatan tersebut juga mengikutsertakan warga setempat.

Adapun masjid yang menjadi pusat khataman Al-Qur’an, di antaranya Masjid Al-Magfiroh di Dusun Lenteng, Masjid Baitur Rohman di Dusun Tanggulun, Masjid Sabilul Muhtadin di Dusun Montorna, dan Masjid Nurul Yaqin di Dusun Montorna.

Sedangkan nama masjid yang terakhir, Pak Azis sapaan akrabnya tidak menyebutkan.

“Di masjid yang terakhir akan menjadi pamungkas dari khataman ini. Untuk itu, kami tidak bisa menginformasikan sebelum semuanya rampung,” tegasnya.



Pewarta: Hamdan
Editor: Siti Sofiyah
Dokumen: MWCNU Pasongsongan

Posting Komentar

0 Komentar